Post by Noel Kurniawan.
Tampilkan postingan dengan label BW Purbanegara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BW Purbanegara. Tampilkan semua postingan
Jumat, 17 Oktober 2014
Jumat, 18 Juli 2014
Nonton "BONCENGAN" dan "SAY HELLO TO YELLOW" di BIOSCIL#5
| foto: bioscil.blogspot.com |
Pada tanggal 29 Juni 2014 kemarin, BIOSCIL (Bioskop Kecil)
bersama remaja dan teman-teman kecil di Ocean
of Life Indonesia (OLI) nonton bareng film-film Sanggar Cantrik. Kali ini film yang ditonton adalah "Boncengan" (Senoaji Julius, 2012) dan "Say Hello to Yellow" (BW Purbanegara, 2011). BIOSCIL ke-5 ini dilaksanakan di Desa Kelor Kidul, Gunung Kidul. Nah, informasi selengkapnya (seperti di-copas dari http://bioscil.blogspot.com/2014/07/berkunjung-ke-komunitas-ocean-of-life.html) adalah sebagai berikut:
Selasa, 21 Januari 2014
FFS 2014 Putar Boncengan dan Say Hello To Yellow
Boncengan dan Say Hello To Yellow kembali di putar. Setelah diputar di beberapa festival film, film produksi Sanggar Cantrik ini juga di putar dalam serangkaian acara Festival Film Solo 2014. Film karya Senoaji Julius (Boncengan) dan BW Purbanegara (Say Hello To Yellow) ini di putar hari Sabtu, 18 Januari 2014 dalam acara LAYAR TANCAP GANG MAWAR, Jl. Mawar 221, Badran, Laweyan, Purwosari, Solo.
Semoga ruang bertumbuh seutuhnya bisa semakin banyak dinikmati oleh banyak anak-anak Indonesia.
Senin, 21 Oktober 2013
“Say Hello To Yellow” Mampu Hipnotis Para Juri Locfest 2013
Film Say Hello to Yellow gondol penghargaan Film Terbaik Local Culture Fim Festival (Locfest) 2013. Locfest adalah festival film yang mengusung konsep kearifan budaya lokal yang juga menjadi medium refleksi untuk menghasilkan karya dengan cita rasa khas Indonesia. Malam penghargaan Locfest 2013 digelar Sabtu, 19 Oktober 2013 di Taman Budaya Yogyakarta. Film yang mengangkat konflik budaya ini mampu menarik perhatian para juri yang terdiri dari Hanung Bramantyo, Ifa Isfansyah, dan Ladya Cheryl.
Jumat, 05 Juli 2013
Sekilas Sapaan “Say Hello to Yellow”
Risma adalah anak baru di desa, anak ibu bidan yang baru pindah dari kota. Di sekolah barunya, ia berkenalan dengan Kurniati dan Ranto. Risma sangat menyukai warna kuning, sementara Kurniati menyukai warna pink yang disebutnya jambon. Risma berlogat kota dan kemana-mana membawa handphone serta suka berlagak menelepon, sehingga komunikasi antara Risma dengan kawan-kawan barunya kurang berjalan baik. Perbedaan Risma dengan teman-teman barunya semakin kentara ketika ia enggan bermain bersama Ranto dan Boni.
Langganan:
Postingan (Atom)

